Pernahkah anda mendengar tentang kata konflik? pasti pernah ya, kata ini sudah tidak asing lagi di telinga kita. Apalagi didukung dengan media informasi yang tiada batas memberikan kita segala kejadian yang ada di muka bumi ini. Media elektronik paling berperan dalam memberikan update informasi berbagai macam konflik. Contohnya saja tragedi berdarah mesuji yang sedang hangatnya di beritakan dimana-mana. Sebenarnya konflik tidak terlepas dari sebuah kehidupan, konflik berasal dari berbagai macam akar permasalahan. Dari mulai idealisme, pendapat, sampai dengan kepercayaan bisa menjadi sebab timbulnya suatu konflik.
Yang akan saya bahas kali ini adalah konflik dalam berorganisasi. Konflik menurut KBBI adalah percekcokan, perselisihan, pertentangan. Sas ketegangan atau pertentangan di dl cerita rekaan atau drama (pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dl diri satu tokoh, pertentangan antara dua tokoh, dsb). Jadi kurang lebih konflik adalah sebuah pertentangan yang melibatkan dua belah pihak atau lebih, individu maupun kelompok baik kecil maupun besar dalam permasalahan yang sama.
Munculnya konflik dlm organisasi tidak selalui bersifat negatif. Konflik bisa dijadikan alasan untuk mengadakan perubahan dlm keorganisasian.
Tingkat-tingkat konflik :
Yang akan saya bahas kali ini adalah konflik dalam berorganisasi. Konflik menurut KBBI adalah percekcokan, perselisihan, pertentangan. Sas ketegangan atau pertentangan di dl cerita rekaan atau drama (pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dl diri satu tokoh, pertentangan antara dua tokoh, dsb). Jadi kurang lebih konflik adalah sebuah pertentangan yang melibatkan dua belah pihak atau lebih, individu maupun kelompok baik kecil maupun besar dalam permasalahan yang sama.
Munculnya konflik dlm organisasi tidak selalui bersifat negatif. Konflik bisa dijadikan alasan untuk mengadakan perubahan dlm keorganisasian.
Tingkat-tingkat konflik :
- Konflik intra perorangan.
Konflik ini muncul dlm diri seorang individu dgn pemikirannya sendiri. (individu mengalami semacam tekanan-tekanan dlm dirinya sendiri secara emosional).
- Konflik antar perorangan.
Terjadi antara satu individu dengan individu lain atau lebih, biasanya disebabkan oleh adanya perbedaan sifat & perilaku setiap orang dlm organisasi.
- Konflik antar kelompok.
Terjadi apabila diantara unit-unit kelompok mengalami pertentangan dengan unit-unit dari kelompok lain, pertentangan ini bila berlarut-larut akan membuat koordinasi & integrasi kegiatan menjadi terkendala/mengalami kesulitan.
- Konflik antar keorganisasian.
Konflik bisa juga terjadi antara organisasi yg satu dengan yg lain, karena adanya ketidakcocokan suatu badan terhadap kinerja suatu organisasi.
Sebab-sebab Konflik :
- Persaingan terhadap sumber-sumber daya yg langka
- Ketergantungan tugas (interdependence)
- Kekaburan batas-batas bidang kerja
- Kriteria kinerja yg tidak sesuai
- Perbedaan-perbedaan Tujuan & Prioritas.
- KONFLIK VERTIKAL, konflik terjadi antara atasan & bawahan
- KONFLIK HORIZONTAL, terjadi antara sesama karyawan atau kelompok yg berada pd hierarkhi yg sama
- KONFLIK GARIS STAFF, bila konflik terjadi antara staf pada bidang tertentu.
- KONFLIK PERANAN, terjadi bila komunikasi antar anggota tidak kompetibel bagi pemegang peranan.
Fase-fase Konflik :
- FASE KLASIK, konflik bisa muncul tapi bersifat sementara & hrs diselesaikan fihak manajemen.
- FASE HUB. ANTAR MANUSIA, konflik itu ada tapi bisa dihindari & perlu di atasi
- FASE KONTEMPORER, konflik adl hal yg tak dpt dihindari dari kehidupan organisasi. Konflik mrp kenyataan hidup yg hrs dipahami & bukan ditentang.
Manajemen Konflik :
- Mengelola konflik berarti kita harus meyakini bahwa konflik memiliki peran dalam rangka pencapaian sasaran secara efektif dan efisien.
- Mengelola konflik perlu skala prioritas, agar tidak menimbulkan kekacauan dalam koordinasi & integrasi antar fungsi/divisi dalam organisasi.
3 Hal Pokok Dalam Konflik :
- KONFLIK berkaitan dengan PERILAKU terbuka, bisa muncul karena adanya ketidaksetujuan antar individu & kelp yg dibiarkan memuncak.
- KONFLIK muncul karena ada 2 PERSEPSI yang berbeda
- ADANYA PERILAKU yg dilakukan secara sadar oleh salah satu fihak UNTUK MENGHALANGI tujuan fihak lain
METODE PENYELESAIAN KONFLIK :
- DOMINASI & PENEKANAN
- KOMPROMI
- PEMECAHAN MASALAH INTEGRATIF
konflik dalam organisasi
- Go Public
Perubahan Organisasi merupakan modifikasi substantif pada beberapa bagian organisasi. Perubahan itu dapat melibatkan hampir semua aspek dari organisasi, seperti jadwal pekerjaan, dasar untuk departementalisasi, rentang manajemen, mesin-mesin, rancangan organisasi, dan sebagainya.
Dorongan untuk Berubah
Alasan mendasar organisasi memerlukan perubahan adalah karena sesuatu yang relevan bagi organisasi telah berubah, atau akan berubah. Oleh sebab itu, organisasi tidak punya pilihan lain kecuali berubah juga. Perubahan ini terjadi karena adanya dorongan untuk berubah, yang berasal dari:
Dorongan untuk Berubah
Alasan mendasar organisasi memerlukan perubahan adalah karena sesuatu yang relevan bagi organisasi telah berubah, atau akan berubah. Oleh sebab itu, organisasi tidak punya pilihan lain kecuali berubah juga. Perubahan ini terjadi karena adanya dorongan untuk berubah, yang berasal dari:
1. Dorongan Eksternal
Dorongan eksternal yang mendorong organisasi untuk mengadakan perubahan berasal dari lingkungan umum organisasi. Adanya aturan baru dalam produksi dan persaingan, politik, hukum baru, keputusan pengadilan, dan sebagainya akan mempengaruhi organisasi. Disamping itu, berbagai dimensi seperti teknologi, ekonomi dan sosiokultural juga mempengaruhi organisasi untuk melakukan perubahan.
2. Dorongan Internal
Pada dasarnya dorongan internal berasal dari dalam organisasi itu sendiri. Adanya revisi strategi organisasi oleh manajemen puncak, akan menghasilkan perubahan organisasi. Dorongan internal lainnya mungkin direfleksikan oleh dorongan eksternal. Misalnya, sikap pekerja terhadap pekerjaannya akan bergeser, seiring bergesernya nilai sosiokultural. Akibatnya mereka menuntut suatu perubahan dalam jam kerja, atau perubahan kondisi kerja.
Dua Jenis Perubahan
Secara umum ada dua jenis perubahan dalam organisasi.
1. Perubahan Terencana
Perubahan terencana adalah perubahan yang dirancang dan diimplementasikan secara berurutan dan tepat waktu sebagai antisipasi dari peristiwa di masa mendatang.
2. Perubahan Reaktif
Perubahan reaktif adalah suatu respon bertahap terhadap peristiwa ketika muncul.
Langkah-langkah komprehensif dalam proses perubahan
Ada tujuh langkah komprehensif yang ditempuh dalam proses perubahan organisasi. Langkah-langkah tersebut yaitu:
Dorongan eksternal yang mendorong organisasi untuk mengadakan perubahan berasal dari lingkungan umum organisasi. Adanya aturan baru dalam produksi dan persaingan, politik, hukum baru, keputusan pengadilan, dan sebagainya akan mempengaruhi organisasi. Disamping itu, berbagai dimensi seperti teknologi, ekonomi dan sosiokultural juga mempengaruhi organisasi untuk melakukan perubahan.
2. Dorongan Internal
Pada dasarnya dorongan internal berasal dari dalam organisasi itu sendiri. Adanya revisi strategi organisasi oleh manajemen puncak, akan menghasilkan perubahan organisasi. Dorongan internal lainnya mungkin direfleksikan oleh dorongan eksternal. Misalnya, sikap pekerja terhadap pekerjaannya akan bergeser, seiring bergesernya nilai sosiokultural. Akibatnya mereka menuntut suatu perubahan dalam jam kerja, atau perubahan kondisi kerja.
Dua Jenis Perubahan
Secara umum ada dua jenis perubahan dalam organisasi.
1. Perubahan Terencana
Perubahan terencana adalah perubahan yang dirancang dan diimplementasikan secara berurutan dan tepat waktu sebagai antisipasi dari peristiwa di masa mendatang.
2. Perubahan Reaktif
Perubahan reaktif adalah suatu respon bertahap terhadap peristiwa ketika muncul.
Langkah-langkah komprehensif dalam proses perubahan
Ada tujuh langkah komprehensif yang ditempuh dalam proses perubahan organisasi. Langkah-langkah tersebut yaitu:
- Mengenali kebutuhan akan perubahan
- Menetapkan tujuan perubahan
- Mendiagnosis apa yang menyebabkan perlunya dilakukan perubahan
- Memilih teknik perubahan yang sesuai untuk mencapai tujuan
- Merencanakan implementasi untuk perubahan
- Mengimplementasikan perencanaan perubahan
- Mengevaluasi perubahan dan tindak lanjut
Sebuah manajemen perubahan yang efektif harus mampu memahami penolakan yang sering kali mengikuti perubahan. Ada beberapa hal yang menjadi alasan terjadinya penolakan terhadap perubahan organisasi, yaitu:
- Ketidakpastian
- Kepentingan pribadi yang terancam
- Perbedaan persepsi
- Rasa kehilangan
Untuk mengatasi penolakan terhadap perubahan yang terjadi dalam organisasi, setidaknya ada beberapa teknik yang bisa diterapkan, yaitu:
- Partisipasi
- Pendidikan dan komunikasi
- Fasilitasi
- Analisis bidang kekuatan
Perubahan yang terjadi dalam organisasi, setidaknya meliputi tiga bidang umum, yaitu:
- Struktur dan rancangan organisasi. Yang termasuk ke dalam bidang ini adalah rancangan pekerjaan, departementalisasi, hubungan pelaporan, distribusi otoritas, mekanisme koordinasi, struktur lini-staf, rancangan keseluruhan, budaya, manajemen sumber daya manusia
- Teknologi dan Operasi, meliputi teknologi informasi, peralatan, proses pekerjaan, urutan pekerjaan, sistem pengendalian
- Orang. Dalam hal ini yang dipengaruhi adalah kemampuan dan keterampilan, kinerja, persepsi, ekspektasi, sikap dan nilai.
Pengembangan organisasi adalah Suatu usaha terencana yang berskala organisasi, dikelola dari puncak, dan dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan kesehatan organisasi melalui intervensi yang terencana dalam proses organisasi yang menggunakan pengetahuan perilaku
Teknik Pengembangan Organisasi
Ada beberapa teknik /jenis intervensi atau aktivitas secara umum yang dianggap sebagai bagian dari pengembangan organisasi, yaitu:
- Aktivitas Diagnostik
- Membangun Tim
- Timbal Balik Survey
- Pendidikan
- Aktivitas Antar Kelompok
- Penyelesaian Melalui Pihak Ketiga
- Aktivitas Teknostruktural
- Konsultasi Proses
- Perencanaan Hidup dan Karier
- Bimbingan dan konseling
- Perencanaan dan Penetapan Tujuan
Sebagai Organisasi yang memiliki banyak anggota dan banyak bidang. tentunya Organisasi memiliki perkembangan untuk perubahan Organisasi tersebut.Setiap anggota yang terdiri didalam Organisasi sudah pasti pula memiliki ide-ide atau gagasan yang bertujuan untuk melakukan perubahan terhadap suatu Organisasi, usaha apakah yang dilakukan ? tentunya usaha-usaha yang bermanfaat dan dapat membuat perkembangan bagi Organisasi. Lalu apa pengertian dari Pengembangan Organisasi ? untuk mengetahuinya silahkan menyimak penjelasan di bawah ini .
Pengertian Pengembangan Organisasi adalah merupakan program yang berusaha meningkatkan efektivitas keorganisasian dengan mengintegrasikan keinginan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian.semua ide-ide atau gagasan yang mengitregasikan peningkata efektivitas suatu Organisasi berawal dari keinginan anggota Organisasi dan persetujuan bersama anggota/staff Organisasi tersebut.
Faktor-faktor penyebab dilakukannya pengembangan organisasi.
a. Kekuatan eksternal
• kompetisi yang semakin tajam antar organisasi,
• perkembangan IPTEK, dan
• perubahan lingkungan baik lingkungan fisik maupun sosial yang membuat organisasi berfikir bagaimana mendapatkan sumber diluar organisasi untuk masa depan organisasi.
b. Kekuatan internal
• struktur,
• sistem dan prosedur,
• perlengkapan dan fasilitas,
• proses dan sasaran,
bila tidak cocok akan membuat organisasi melakukan perbaikan. Perubahan organisasi dilakukan untuk mencocokkan dengan kebutuhan yang ada.
Organisasi Go Public
Organisasi Go Public adalah organisasi yang bisa di bilang berhasil dalam memajukan suatu Organisasi, karena tinggat keefektifan dan eksistensi suatu Organisasi akan naik.untuk mencapai tahapan ini tentu saja ada rencana untuk melakukannya. biasanya Organisasi akan membuat perncanaan untuk organisasinya seperti :
- Memperbaiki struktur dalam Organisasi
- Meningkatkan Kapasitas Produksi Organisasi
- Memperluas jaringan Organisasi
- Memperluas hubungan kerjasama Organisasi
- Memperluas hubungan bisnis dengan mitra kerja Organisasi
- Memperbaiki sistem Permodalan, sistem Informasi dan dokumen Organisasi
Organisasi Pailit
Organisasi Pailit adalah organisasi yang bisa di bilang kurang berhasil lalu mengalami hal yang dinamakan pailit.sehingga Organisasi tersebut tidak bisa melakukan perencanaan untuk mengembangkan Organisasi,adakalanya penyebab dari kepailitan suatu Organisasi berdasar atas
- Kurang baik/tepatnya struktur dari Organiasi
- Jaringan Organisasi sempit dan tidak ada yang mengetahui
- Tidak memiliki hubungan bisnis yang menguntungkan
- Kurangnya kerjasama antar Organisasi
- Kurang memadainya sistem permodalan dan dokumentasi Organisasi
- Pailit
Organisasi Pailit adalah organisasi yang bisa di bilang kurang berhasil lalu mengalami hal yang dinamakan pailit.sehingga Organisasi tersebut tidak bisa melakukan perencanaan untuk mengembangkan Organisasi,adakalanya penyebab dari kepailitan suatu Organisasi berdasar atas
- Kurang baik/tepatnya struktur dari Organiasi
- Jaringan Organisasi sempit dan tidak ada yang mengetahui
- Tidak memiliki hubungan bisnis yang menguntungkan
- Kurangnya kerjasama antar Organisasi
- Kurang memadainya sistem permodalan dan dokumentasi Organisasi
perubahan dan perkembangan organisasi
Bentuk-bentuk organisasi :
Organisasi informal
Keanggotaan pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baiksecara sadar maupun tidak sadar, dan kerap kali sulit untuk menentukan
waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Sifat eksak
hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan
tidak terspesifikasi. Contoh organisasi informal adalah pertemuan tidak
resmi seperti makan malam bersama. Organisasi informal dapat dialihkan
menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan kegiatan yang
dilakukan terstruktur dan terumuskan. Selain itu, organisasi juga
dibedakan menjadi organisasi primer dan organisasi sekunder menurut
Hicks:
- Organisasi Primer, organisasi semacam ini menuntut keterlibatan
secara lengkap, pribadi dan emosional anggotanya. Mereka berlandaskan
ekspektasi rimbal balik dan bukan pada kewajiban yang dirumuskan dengan
eksak. Contoh dari organisasi semacam ini adalah keluarga-keluarga
tertentu. - Organisasi Sekunder, organisasi sekunder memuat hubungan yang
bersifat intelektual, rasional, dan kontraktual. Organisasi seperti ini
tidak bertujuan memberikan kepuasan batiniyah, tapi mereka memiliki
anggota karena dapat menyediakan alat-alat berupa gaji ataupun imbalan
kepada anggotanya. Sebagai contoh organisasi ini adalah kontrak
kerjasama antara majikan dengan calon karyawannya dimana harus saling
setuju mengenai seberapa besar pembayaran gajinya.
- Niaga ( PT,CV, Koprasi, Joint Ventura, Holding Company, Kertel )
Organisasi niaga adalah suatu organisasi yang mengarah pada paham kapitalisme yaitu mencari kekayaan sebanyak mungkin.karna merupakan tujuan didirikannya suatu organisasi niaga yaitu mencari keuntungan hal tersebut juga berpengaruh pada aktivitas kegiatan perekonomian yang ada di era globalisasi ini.
Macam-macam Organisasi Niaga :
- Perseroan Terbatas (PT)
- Perseroan Komanditer (CV)
- Firma (FA)
- Koperasi
- Join Ventura
- Trus
- Kertel
- Holding Company
- Perseroan Terbatas (PT)
Pengertian PT ( Perseroan Terbatas ), adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha bersama yang memiliki modal terdiri dari saham -saham, dan pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham–saham yang dapat diperjual belikan, maka perubahan ke Pemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.
- Perseroan Komanditer (CV)
Perseroan Komanditer yang biasa disingkat CV ini adalah suatu Bentuk Badan Usaha yang paling banyak digunakan oleh para Pengusaha Kecil dan Menengah (UKM) sebagai bentuk indentitas organisasi Badan Usaha di Indonesia.
Ada beberapa alasan UKM lebih banyak memilih bentuk perusahaan CV daripada PT.
- Pendirian dan perubahan CV relatif lebih mudah dan cepat serta biaya yang dibutuhkan jauh lebih murah daripada PT.
- Tidak ada ketentuan mengenai pemakaian nama CV seperti hal PT serta tidak ada ketentuan mengenai modal dasar dan kepemilikan saham perseroan didalam akta pendiriannya.
- Anggaran dasarnya (AKTA PENDIRIAN) tidak perlu mendapatkan pengesahan Menteri Hukum & HAM RI seperti hal-nya PT namun cukup didaftarkan ke kantor Pengadilan Negeri setempat sesuai tempat dan kedudukan perseroan berada.
Para Pendiri CV haruslah Warga Negara Indonesia dan kepemilikan perseroan 100% dimiliki oleh pengusaha lokal artinya keikutsertaan Warga Negara Asing tidak diperbolehkan
Prosedur Pendirian Perseroan Komanditer (CV)
Untuk mendirikan CV sama dengan PT yaitu dibutuhkan minimal 2 (dua) orang sebagai Pendiri Perseroan yang juga sekaligus bertindak sebagai Pemilik Perseroan yang terdiri dari Pesero Aktif dan Pesero Pasif.
- Persero Aktif; adalah orang yang mempunyai tanggung jawab penuh untuk mengelola perusahaan dengan jabatan sebagai Direktur.
- Pesero Pasif; Adalah orang yang mempunyai tanggung jawab sebatas modal yang ditempatkan dalam perusahaan, yaitu sebagai Pesero Komanditer.
Yang harus anda lakukan pertama kali untuk mendirikan Perseroan Komanditer (CV) adalah menetapkan Kerangka Anggaran Dasar Perseroan sebagai acuan untuk dibuatkan AKTA OTENTIK sebagai AKTA PENDIRIAN oleh Notaris yang berwenang
- Koperasi
Koperasi merupakan singkatan dari kata ko / co dan operasi / operation. Koperasi adalah suatu kumpulan orang-orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama. Berdasarkan undang-undang nomor 12 tahun 1967, Koperasi Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial dan beranggotakan orang-orang, badan-badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan bertujuan untuk mensejahterakan para anggotanya.
- Joint Ventura
Joint Venture merupakan suatu pengertian yang luas. Dia tidak saja mencakup suatu kerja sama dimana masing-masing pihak melakukan penyertaan modal (equity joint ventures) tetapi juga bentuk-bentuk kerja sama lainnya yang lebih longgar, kurang permanen sifatnya serta tidak harus melibatkan partisipasi modal. Yang pertama mengarah pada terbentuknya suatu badan hukum, sedangkan pola yang kedua perwujudannya tampak dalam berbagai bentuk kontrak kerjasama (contractual joint ventures) dalam bidang manajemen (management contract), pemberian lisensi (license agreement), bantuan teknik dan keahlian (technical assistance and know-how agreement), dan sebagainya.
- Holding Company
Perusahaan holding sering juga disebut dengan holding company, parent company, atau controlling company. Munir Fuady mengartikan holding company adalah suatu perusahaan yang bertujuan untuk memiliki saham dalam satu atau lebih perusahaan lain dan/atau mengatur satu atau lebih perusahaan laintersebut.
Pada holding company terdapat konsentrasi saham-saham dengan tujuan untuk mencapai pengaruh pada perusahaan tertentu atau cabang perusahaan tertentu atau dengan maksud untuk mengendalikannya. Konsentrasi yang diinginkan dapat dicapai dengan bantuan modal asing. Holding company merupakan perusahaan yang berdiri sendiri yang atas namanya sendiri, mengeluarkan saham-saham badan usaha lain dan deviden yang tercapai dengannya.
- kertel
Selanjutnya menurut Winardi kartel itu merupakan gabungan atau persetujuan (conventie) antara pengusaha-pengusaha yang secara yuridis dan ekonomis berdiri sendiri. Untuk mencapai sasaran; peniadaan sebagian atau seluruh persaingan antar pengusaha, untuk dapat menguasai pasar, hat mana biasanya tujuan pembentukan kartel, diperlukan syarat bahwa kartel mencakup bagian terbesar dari badan. badan usaha yang ada, dengan ketentuan bahwa mereka menggarap pasaran yang bersangkutan.
Berdiri sendirinya badan.badan usaha tersebut, membedakan kartel dengan bentuk.bentuk trust dan konsern. Hal tersebut tetap dipertahankan sekalipun kerjasama pada penjualan demikian jauh hingga dibentuk suatu kantor penjualan bersama (gemeinschappelijk - verkoopkantoor) yang membagi pesanan-pesanan menurut ketentuan- ketentuan yang ditetapkan atas badan-badan usaha yang
menjadi anggota.
Kartel adalah kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai dan kompetisi. Berdasarkan hukum anti monopoli, kartel dilarang di hampir semua negara. Walaupun demikian, kartel tetap ada baik dalam lingkup nasional maupun internasional, formal maupun informal. Berdasarkan definisi ini, satu entitas bisnis tunggal yang memegang monopoli tidak dapat dianggap sebagai suatu kartel, walaupun dapat dianggap bersalah jika menyalahgunakan monopoli yang dimilikinya. Kartel biasanya timbul dalam kondisi oligopoli, dimana terdapat sejumlah kecil penjual.
bentuk-bentuk organisasi
Sukses merupakan dambaan semua orang berbagai macam suku, agama, ras, lingkungan, pemikiran pasti ingin mendapatkan kesuksesan dalam setiap usaha atau kerja keras yang telah dilakukannya. Tetapi anda tidak akan menggapai kesuksesan tanpa mengenal terlebih dahulu apa yang menjadi bahan utama dalam sebuah kesuksesan dalam sebuah organisasi. Disini saya hanya akan membahas tiga hal saja. Yaitu Komunikasi, Motivasi dan Kepemimpinan. Tiga kemampuan dasar yang menurut saya sangat anda butuhkan dalam berorganisasi. Pada dasarnya suatu organisasi hanya membutuhkan 3 pilar utama untuk mencapai visi misi mereka. Rencana, Humas, serta Pemimpin yang handal. Inilah yang ketiganya dapat kita pelajari dalam ilmu komunikasi, motivasi serta kepemimpinan. Ilmu-ilmu penting kebutuhan langsung dalam lapangan kehidupan.
Berikut pembahasan masing-masing ketiga sifat yang patutnya dimiliki oleh kita yang menginginkan sebuah kesuksesan dalam bergorganisasi:
Berikut pembahasan masing-masing ketiga sifat yang patutnya dimiliki oleh kita yang menginginkan sebuah kesuksesan dalam bergorganisasi:
- MOTIVASI.
Motivasi berdasarkan wikipedia adalah proses menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Motivasi seringkali disamakan dengan semangat, padahal hal tersebut sangatlah berbeda. Motivasi merupakan pilar utama tujuan kita yang membuat kita semangat dalam menjalaninya, sedangkan semangat tidaklah membuat kita termotivasi. Menurut teori hierarki kebutuhannya Abraham Maslow, teori X dan Y nya Douglas Mcgregor, ataupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah alasan yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dapat dikatakan memiliki motivasi yang tinggi, terlihat dari seberapa besar kerja kerasnya dalam mencapai tujuan yang diinginkannya. KBBI menyebutkan bahwa motivasi adalah dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Sedangkan menurut saya sendiri motivasi adalah tekad kuat, pemikiran matang, rencana yang jelas, semangat terhebat, serta kemampuan melihat kesempatan dengan memanfaatkannya sebaik mungkin untuk mendapatkan apa yang menjadi tujuan kita.
- KOMUNIKASI.
Komunikasi pada umumnya dilakukan dengan bahasa yang dimengerti oleh kedua belah pihak, kalaupun tidak ada bahasa yang dimengerti bisa menggunakan isyarat atau gerak-gerik badan. Komunikasi adalah kebutuhan setiap manusuia di dunia, bahkan ada penelitian yang menyatakan jika seseorang yang tidak berkomunikasi dalam bentuk apapun selama 1 tahun menyebabkan kemampuan sel otak nya berkurang 10%. Itulah mengapa komunikasi penting. Definisi komunikasi banyak sekali tersebar di internet, beberapa di antaranya saja saya sebutkan. Menurut wikipedia adalah suatu proses dimana seseorang atau beberapa orang, kelompok organisasi dan masyarakat menciptakan. dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Sedangkan KBBI menyebutkan komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dimengerti atau dipahami.
- Kepemimpinan
Kepemimpinan merupakan anugrah dari tuhan ke dalam setiap manusia. Walaupun tidak bagi orang lain, setidaknya manusia menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Kepemimpinan bisa di asah melalui berbagai cara, yang paling bagus adalah dengan siap mencoba menjadi ketua dalam setiap kesempatan, entah itu ketua kelas, ketua karang taruna, ketua kelompok belajar dalam kelas, atau ketua osis dalam taraf yang lebih tinggi lagi. Pemimpin adalah peran yang paling vital yang mengatur, memotivasi, mengendalikan suatu organisasi. Bahkan ada pepatah lama mengatakan bahwa jika dalam perang anda mengalahkan panglimanya, maka anda mengalahkan semua musuh anda. Definisi pemimpin menurut wiki adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.
Inilah beberapa sifat yang menurut saya akan membawa anda dalam kesuksesan berorganisasi. Apa lagi yang anda tunggu? segera aplikasikan kemampuan tersebut dalam praktek kehidupan.
Kemampuan Untuk Sukses Dalam Berorganisasi
Konflik adalah sesuatu yang tidak dapat di pisahkan dalam hidup kita, seringkali terjadinya sebuah konflik merupakan akibat dari kontra berkepanjangan atau pendapat yang tidak diindahkan, atau mungkin hanya karena masalah kecil seperti memberi gelar buruk kepada teman kita bisa menjadi penyebab konflik. Munculnya konflik dalam organisasi tidak selalu bersifat negatif. Konflik bisa dijadikan alasan untuk mengadakan perubahan dalam keorganisasian. Sebelum membahas lebih jauh, patutlah kita membahas terlebih dahulu apa itu konflik. Konflik menurut KBBI adalah percekcokan, pertentangan, atau perselisihan. Secara garis besar konflik merupakan perbedaan pendapat yang terjadi diantara beberapa orang atau kelompok disebabkan pemikiran yang berselingan satu sama lain.
Usaha manusia untuk meredakan pertikaian atau konflik dalam mencapai kestabilan dinamakan "akomodasi". Pihak-pihak yang berkonflik kemudian saling menyesuaikan diri pada keadaan tersebut dengan cara bekerja sama. Penyelesaian konflik bermacam-macam, tetapi saya akan bahas beberapa diantaranya:
sumber: wikipedia indonesia
kamus besar bahasa indonesia online
Tingkat-tingkat konflik beserta pengertiannya :
- Konflik Intra Perorangan.
Konflik ini muncul dalam diri seorang individu dengan pemikirannya sendiri (individu mengalami semacam tekanan-tekanan dalam dirinya sendiri secara emosional). - Konflik Anatar Perorangan.
Terjadi antara satu individu dengan individu lain atau lebih, biasanya disebabkan oleh adanya perbedaan sifat & perilaku setiap orang dalam organisasi. - Konflik Antar Kelompok.
Terjadi apabila unit-unit kelompok mengalami pertentangan dengan unit-unit dari kelompok lain, pertentangan ini bila berlarut-larut akan membuat koordinasi dan integrasi kegiatan menjadi terkendala/mengalami kesulitan. - Konflik Antar Keorganisasian.
Konflik bisa juga terjadi antara organisasi yang satu dengan yang lain karena adanya ketidakcocokan suatu badan terhadap kinerja sebuah organisasi.
Sebab-sebab konflik beberapa diantaranya adalah :
- Persaingan terhadap sumber-sumber daya yang langka.
Setiap divisi dalam organisasi akan berlomba untuk mendapat bagian dari alokasi sumber daya yg ada. Masing-masing menginginkan alokasi sumber daya yg banyak agar dapat mempercepat pertumbuhan, kemajuan, dan pengembangan dalam divisi. Karena adanya persaingan tsb akan memicu timbulnya konflik. - Ketergantungan tugas(independence), kekaburan batas-batas bidang kerja, kriteria kinerja yang tidak sesuai, dan perbedaan-perbedaan tujuan & prioritas.
- Perbedaan individu yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.
Perbedaan pendirian dan perasaan akan suatu hal atau lignkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial, sebab dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak selalu sejalan dengan kelompoknya.
Usaha manusia untuk meredakan pertikaian atau konflik dalam mencapai kestabilan dinamakan "akomodasi". Pihak-pihak yang berkonflik kemudian saling menyesuaikan diri pada keadaan tersebut dengan cara bekerja sama. Penyelesaian konflik bermacam-macam, tetapi saya akan bahas beberapa diantaranya:
- Gencatan senjata. yaitu pengangguhan permusuhan dalam jangka waktu tertentu , untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu yang tidak boleh diganggu. Contoh: melakukan perawatan bagi yang luka, mengubur yang tewas, merayakan hari suci keagamaan.
- Abitrasi. yaitu perselisihan yang langsung diselesaikan oleh pihak ketiga yang memberikan keputusan dan diterima oleh kedua belah pihak. Contoh: Ibu yang memberikan nasihat kepada anak-anaknya yang bertengkar.
- Mediasi. yaitu penghentian pertikaian oleh pihak ketiga tetapi tidak diberikan keputusan yang mengikat. Contoh: PBB membantu menyelesaikan perselisihan Indonesia dengan Belanda.
- Konsiliasi. yaitu usaha untuk mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berselisih sehingga tercapai tujuan bersama.
sumber: wikipedia indonesia
kamus besar bahasa indonesia online
Konflik Dalam Organisasi
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)

